PENDIDIK IPA KEREN

kami hanya menampilkan berita dan data yang kami maksudkan mungkin bisa membantu pekerjaan guru

home

Materi IPA Kelas 9 Semester 2 Kurikulum 13 Revisi 2017

Materi IPA Kelas 9 Semester 2 K13 Revisi 2017


Ilmu Pengetahuan Alam-IPA merupakan salah satu aspek pendidikan yang menggunakan sains sebagai alat untuk mencapai tujuan pendidikan. Materi IPA Kelas 9 K13 Revisi 2017.
Materi mata pelajaran IPA di SMP merupakan kesatuan dari ilmu fisika, biologi, kimia, dan bumi antariksa.
Hal ini bertujuan untuk memberikan wawasan yang utuh bagi peserta didik SMP.
Wawasan tentang prinsip-prinsip dasar yang mengatur alam semesta beserta segenap isinya.

Makhluk hidup digunakan sebagai objek untuk menjelaskan prinsip-prinsip dasar yang mengatur alam.
IPA atau sains adalah upaya sistematis untuk menciptakan, membangun, dan mengorganisasikan pengetahuan tentang gejala alam.
Dengan demikian IPA sangat layak sebagai wahana untuk penumbuhan dan penguatan sikap, pengetahuan, dan keterampilan pada diri peserta didik.
Berikut ini admin sajikan garis besar materi IPA Kelas 9 untuk SMP sesuai dengan Buku Siswa.

Materi Pembelajaran IPA Semester 12
  • Bab 6 Kemagnetan dan Pemanfaatannya
  • Bab 7 Bioteknologi
  • Bab 8 Partikel Penyusun Benda dan Makhluk Hidup
  • Bab 9 Tanah dan Keberlangsungan Kehidupan
  • Bab 10 Teknologi Ramah Lingkungan 
Bab 6: Kemagnetan
  1. Kutub-kutub magnet yang senama tolak-menolak, sedangkan yang tak senama tarik-menarik.
  2. Medan magnet adalah daerah di sekitar magnet yang masih bekerja gaya magnet. Medan magnet dapat digambarkan oleh garis gaya magnet.
  3. Magnet tersusun dari magnet-magnet elementer yang searah.
  4. Bumi bersifat sebagai magnet, oleh karena itu dikelilingi medan magnet.
  5. Kutub utara magnet bumi terletak di dekat kutub selatan geografis, dan kutub selatan magnet bumi terletak di dekat kutub utara geografis.
  6. Kompas tidak persis menunjuk arah utara selatan. Kompas menunjuk arah kutub magnet bumi. Sudut antara kutub utara selatan magnet bumi (yang ditunjuk kompas) dengan kutub utara selatan geografis disebut deklinasi. Sedangkan sudut yang dibentuk jarum kompas dengan bidang datar disebut inklinasi.
Bab 7: Bioteknologi
  1. Rekayasa reproduksi adalah suatu usaha manusia untuk mengembangbiakkan makhluk hidup dengan cara memanipulasi tahapan proses reproduksi yang berlangsung secara alami.
  2. Rekayasa reproduksi dapat dilakukan dengan cara kultur jaringan, kloning, DNA rekombinan, hibridisasi, inseminasi buatan, dan bayi tabung.
  3. Dampak positif dari teknologi reproduksi adalah: #Meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi sesuai dengan keinginan manusia. #Membantu pasangan yang kesulitan mendapatkan anak dengan jalan pintas yaitu bayi tabung. #Menciptakan bibit unggul.#Melestarikan plasma nutfah.#Meningkatkan gizi masyarakat.
  4. Dampak negatif rekayasa reproduksi. #Pada perbanyakan keturunan dengan kultur jaringan yang memiliki materi genetis yang sama akan riskan terhadap penyakit. #Merugikan petani dan peternak lokal yang meng-andalkan reproduksi konvensional (secara alami). #Dikhawatirkan adanya penyalah gunaan teknologi reproduksi untuk kepentingan pribadi yang merugikan orang lain. Misalnya misi sebuah negara yang hendak menguasai dunia dengan menciptakan prajurit tangguh dengan teknik pengkloningan.
  5. Bioteknologi adalah prinsip-prinsip dari ilmu dan teknologi untuk memproses materi melalui agen biologi agar dapat meningkatkan nilai tambah.
  6. Bioteknologi konvensial memanfaatkan mikroorganisme seperti bakteri dan jamur untuk menghasilkan enzim sehingga bisa melakukan metabolisme untuk menciptakan makanan atau produk baru.
Bab 8: Partikel Penyusun Benda dan Makhluk Hidup 
  1. Setiap benda dan makhluk hidup tersusun oleh molekul-molekul. Molekul ini tersusun atas partikel yang lebih kecil yaitu atom. Atom tersusun atas partikel subatom yaitu proton yang memiliki muatan positif, elektron yang memiliki muatan negatif, dan neutron yang tidak bermuatan
  2. teori perkembangan atom, yaitu teori Dalton, Thomson, Rutherford, Bohr, dan teori atom modern. Partikel subatom, misalnya elektron banyak digunakan dalam berbagai bidang, misalnya dalam mikrokskop elektron dan sinar-X
  3. Setiap atom memiliki nomor atom dan nomor massa. Nomor atom menunjukkan jumlah proton, sedangkan nomor massa menunjukkan penjumlahan proton dan neutron. Molekul dan atom yang menerima atau melepas elektron menjadi bermuatan dan membentuk ion.
  4. Ion yang bermuatan positif disebut kation. Sedangkan ion yang bermuatan negatif secara umum disebut anion 
  5. Pembentukan ikatan kimia melalui penggunaan bersama elektron antardua atom disebut dengan ikatan kovalen. Susunan elektron di dalam suatu atom disebut dengan Konfigurasi elektron. Tingkat energi dalam suatu atom berturut-turut adalah tingkat energi K atau n=1 yang dapat ditempati oleh 2 elektron, L untuk n=2 yang dapat ditempati oleh 8 elektron, M untuk n=3 yang dapat ditempati oleh 18 elektron dan seterusnya

Bab 9: Tanah dan keberlangsungan kehidupan

Peranan Tanah
  1. Tempat hidup hewan dan bakteri, 
  2. Penunjang kesehatan dan penyedia keperluan manusia Tanah sebagai tempat melakukan berbagai aktivitas manusia. Tanah menyimpan berbagai macam logam, batu bara, dan minyak bumi yang dibutuhkan manusia untuk menunjang kehidupan sehari-hari. 
  3. Penyedia dan penyaring air Tanah menetralkan beberapa bahan penyebab polusi (polutan) yang masuk melalui air atau secara langsung masuk ke tanah menjadi bahan yang tidak membahayakan lingkungan.
Peran Organisme Tanah

  1. Dekomposer Organisme tanah melakukan dekomposisi atau penguraian terhadap bahan-bahan organik yang berasal dari sisa makhluk hidup. Organisme tanah juga dapat membantu pelapukan batuan menjadi bahan-bahan anorganik atau mineral tanah. 
  2. Pereaksi kimia dalam tanah 
  3. Pengurai polutan dalam tanah
  4. Pencegah penyakit tanah 
  5. Pemberi pengaruh pada tekstur tanah 
  6. Pengatur kegemburan dan struktur tanah
Proses Pembentukan Tanah dan Komponen Penyusun Tanah
1)Proses Pembentukan Tanah
  • Tanah merupakan campuran dari batuan yang telah lapuk, penguraian bahan organik, mineral, air, dan udara.
  • Terbentuk karena adanya pelapukan fisik, kimia, dan biologis.
  • Faktor yang mempengaruhi pelapukan :
  1. Iklim
  2. Sinar matahari
  3. Curah hujan
  4. Mikroorganisme tanah
  5. Jenis vegetasi tumbuhan
  6. Tipe batuan
  7. Topografi atau relief tanah suatu daerah
  8. Waktu
  • Lapisan-lapisan tanah (Horizon tanah) yang memiliki gradasi warna berbeda :
  1. Horizon A : lapisan teratas yang terdiri atas campuran dari pelapukan batuan dengan berbagai tekstur, organisme hidup, dan zat organik.
  2. Horizon B : lapisan yang memiliki kandungan zat organik lebih sedikit dibandingkan lapisan di atasnya.
  3. Horizon C : lapisan yang tersusun atas batuan, yang berperan sebagai penyedia utama material untuk tanah bagian paling atas.

2)Komponen Tanah
  • Batuan
  1. Merupakan bahan padat yang terbentuk secara alami yang tersusun dari campuran mineral dan senyawa dengan berbagai komposisi.
  2. Jenis batuan : batuan beku, sedimen, dan metamorf.
  • Udara
Rongga udara terdapat di antara partikel (butiran) tanah, di antara batuan, di antara batian dan partikel tanah, di antara partikel tanah dengan akar tumbuhan ataupun di antara akar tanaman dengan batu.
  • Humus
Adalah komponen organik yang dihasilkan dari proses dekomposisi (penguraian) hewan atau tumbuhan yang telah mati, daun yang gugur, atau feses oleh bakteri dan jamur.
Tanah Humus : tanah yang memiliki tekstur gembur dan memiliki banyak pori-pori sehingga memungkinkan untuk terjadi pertukaran udara.
  • Air
Kelembaban tanah disebabkan karena keberadaan air dalam tanah.
  • Mineral
  1. Di dalam kerak bumi terdapat kandungan mineral berupa ion-ion positif dan ion-ion negatif yang merupakan nutrisi bagi tumbuhan yang diserap melalui akar.
  2. Ion positif dalam tanah : kalium (K+), kalsium (Ca+), dan magnesium (Mg2+).
  3. Ion negatif dalam tanah : nitrat (NO3), fosfat (PO4), dan sulfat (SO42-).
  4. Kesuburan tanah ditentukan oleh kandungan mineral, sifat fisika, dan sifat kimia tanah.
  5. Sifat fisika tanah : tekstur tanah, struktur tanah, dan warna tanah.
  6. Sifat kimia tanah : derajat keasaman atau pH tanah. Tanah yang subur memiliki pH tanah sekitar 7.
  • Komponen organik
  1. Makhluk hidup yang hidup di tanah : bakteri, jamur, alga, serangga, dan cacing tanah.
  2. Organisme tersebut menguraikan bahan-bahan yang berasal dari makhluk hisuo sehingga menghasilkan material organik dalam tanah.

Bab 10 : Teknologi Ramah Lingkungan
Pengertian dan Prinsip Teknologi Ramah Lingkungan
  • Teknologi ramah lingkungan (sustainable technology/green technology) merupakan bentuk penerapan teknologi yang memerhatikan prinsip-prinsip pelestarian lingkungan.
  • Tujuan : menghasilkan berbagai produk dan jasa untuk kepentingan manusia dengan memanfaatkan sumber daya alam yang dapat diperbarui dan tidak mengahsilkan limbah yang membahayakan lingkungan.

Aplikasi Teknologi Ramah Lingkungan
Penerapan teknologi ramah lingkungan :
Bidang Energi
>>Biofuel
  • Adalah jenis bahan alternatif yang berasal dari bahan-bahan organik.
  • Jenis Biofuel :
  1. Etanol : salah satu jenis alkohol yang dapat dibuat dengan fermentasi karboohidrat atau reaksi kimia gas alam. Contoh tumbuhan yang berkarbohidrat tinggi untuk menghasilkan etanol adalah jagung, sorgum, atau singkong.
  2. Biodiesel : bahan bakar alami yang biasanya diperoleh dari lemak nabati.

>>Biogas
  • Merupakan jenis bahan bakar alternatif yang diperoleh dari proses fermentasi bahan-bahan organik oleh bakteri anaerob (bakteri yang hidup di lingkungan tanpa oksigen).
  • Bahan organik yang biasa digunakan dalam pembuatan biogas berasal dari kotoran dan urin hewan ternak.

>>Sel Surya (solar cell)
  • Dapat mengubah energi matahari menjadi energi listrik.
  • Sel surya memiliki ukuran tipis (hampir sama dengan selembar kertas) dan terbuat dari silikon (Si) yang dimurnikan atau polikristalin silikon dengan beberapa logam yang mampu menghasilkan listrik.
  • Proses : Ketika cahaya matahari melalui panel surya, cahaya menghasilkan emisi elektron pada komponen panel. Elektron ini kemudian dihubungkan dengan system tertentu sehingga dihasilkan listrik yang selanjutnyadialirkan dan disimpan dalam baterai.
  • Keunggulan :
  1. Tidak menghasilkan emisi gas rumah kaca
  2. Mampu menghasilkan energi cukup besar
  3. Mudah dipasang atau dipindahkan atau dikembangkan
  • Kekurangan : membutuhkan system penyimpanan listrik dan komponen pada panel surya ini termasuk jenis sampah yang berbahaya sehingga harus didaur ulang dengan benar setelah pemakaian 20-25 tahun.

>>Pembangkit Listrik Tenaga Air (hydropower)
  • Menggunakan energi gerak (energi kinetik) dari aliran air untuk menghasilkan listrik.
  • Proses : Membangun bendungan yang membentangi sungai besar untuk membentuk tempat penampungan air. Air yang dibendung dialirkan melalui suatu pipa besar dengan debit atau laju tertentu untuk memutar turbin yang akan menghasilkan listrik.
  • Keunggulan :
  1. Dapat menghasilkan energi yang besar
  2. Membutuhkan biaya yang sedikit
  3. Sedikit menghasilkan emisi CO2
  • Kelemahan :
  1. Banyaknya tanah yang terganggu dan pengalihan tempat tinggal penduduk
  2. Menyumbang emisi metana (CH4)
  3. Mengganggu ekosistem air di daerah muara
  4. Pembangkit Listrik Tenaga Pasang Surut Air laut dan Ombak (ocean power)
  • Dengan membuat teknologi berbentuk tabung yang terbuat dari baja dan mirip dengan rantai ular yang dipasang di pantai dan alat ini akan naik turun akibat ombak lalu menghasilkan listrik.

>>Pembangkit Listrik Tenaga Angin (wind power)
  • Menangkap bentuk tidak langsung dari energi matahari dengan turbin angin yang mengubahnya menjadi energi listrik.
  • Jenis pembangkit listrik yang saat ini dikembangkan :
  1. Pembangkit listrik tenaga angin yang dibangun di daratan
  2. Pembangkit listrik tenaga angin yang dibangun di pantai

>>Geotermal
  • Merupakan panas yang tersimpan dalam tanah, lapisan dasar bumi, dan cairan dalam kerak bumi.
  • Cara untuk mengambil energi geothermal :
  1. Menggunakan system pompa panas geothermal (geothermal heat pump system) : memanaskan dan mendinginkan sebuah rumah dengan memanfaatkan perbedaan temperature.
  2. Menggunakan system hydrothermal reservoir : air dalam tanah yang bertemu dengan batuan panas membentuk uap terkumpul dalam jumlah besar menimbulkan tekanan tinggi. Uap air yang dialirkan melalui pipa menggerakkan tubin sehingga menghasilkan listrik.

>>Fuel Cell dan Hydrogen Power
  • Ilmuwan fokus mengembangkan sel bahan bakar yang menggabungkan gas hidrogen (H2) dan gas oksigen (O2).
  • Reaksi antara H2 dengan O2 menghasilkan energi panas yang tinggi sehingga dapat digunakan sebagai sumber listrik.

Bidang Transportasi
>>Kendaraan Hidrogen (hydrogen vehicle)
  • Merupakan kendaraan yang menggunakan hidrogen sebagai bahan bakar penggerak mesin.
  • Proses : Terpasang alat yang mampu mengubah energi kimia dari hidrogen menjadi energi mekanik, dengan cara membakar hidrogen dalam mesin pembakaran internal atau dengan mereaksikan hidrogen dengan oksigen dalam fuel cell untuk menggerakkan motor listrik.

>>Mobil Surya (solar car)
  • Merupakan mobil yang energi utamanya berasal dari sinar matahari.
  • Contoh mobil surya : Bus surya yang menggunakan sinar matahari untuk memberikan energi pada alat-alat listrik dalam bus dan energi yang digunakan sebagai penggerak mesin bus. Bus ini mengguanakan baterai sebagai tempat penyimpanan listrik.

>>Mobil listrik (electric car)
  • Merupakan mobil yang didorong oleh satu atau lebih motor listrik, menggunakan energi listrik yang disimpan dalam baterai atau alat penyimpanan energi yang lain.
  • Motor elektrik ini mampu memberikan tenaga putaran dengan cepat dan memberikan percepatan yang kuat, namun halus.
  • Hambatan penggunaan mobil listrik :
  1. Masih tingginya biaya produksi
  2. Minimnya infrastruktur isi ulang bahan bakar listrik
  3. Masih takutnya pengemusi akan kehabisan listrik sebelum sampai di tujuan

Bidang Lingkungan
>>Biopori atau Teknologi Lubang Resapan (TLR)
  • Merupakan teknik untuk membuat wilayah resapan air hujan dengan menyediakan area yang dibuat berlubang-lubang kecil (berpori) yang nantinya akan menyerap air hujan kemudian disalurkan ke dalam tempat penampungan air.
  • Manfaat :
  1. Mencegah banjir di musim hujan
  2. Menjamin ketersediaan air di musim kemarau
  3. Mencegaah penyebaraan penyakit akibat genangan air
  4. Menjaga kesuburan dan kelestarian organisme tanah
  5. Dapat membuat kompos

>>Fitoremediasi
  • Merupakan penggunaan tumbuhan untuk menghilangkan, memindahkan, menstabilkan, atau menghancurkan pencemar baik itu senyawa organik maupun anorganik.
  • Keunggulan :
  1. Ramah lingkungan
  2. Biaya operasional rendah
  3. Mudah diaplikasikan
  4. Aman digunakan
  5. Tanah menjadi lebih subur
  6. Membuat kualitas lingkungan menjadi lebih baik
  7. Memperbaiki daerah tercemar

>>Toilet Pengompos (composting toilet)
  • Merupakan toilet kering yang menggunakan proses secara aerob untuk menghancurkan atau mendekomposisi feses yang dihasilkan manusia.

>>Teknologi Pemurnian Air (water purification)
  • Merupakan suatu proses penghilangan zat-zat kimia, kontaminan biologis, partikel-partikel padat, dan gas-gas dari air yang tekontaminasi atau kotor.
  • Tujuan : menghasilkan air yang dapat digunakan untuk keperluan tertentu.
  • Macam teknologi pemurnian air :
  1. Teknologi Pemurnian Air Sederhana : dengan membuat alat yang berbentuk tabung yang di dalamnya terdapat lapisan-lapisan bahan seperti pasir, kerikil, batu, arang, ijuk atau sabut kelapa, dan dapat ditambah kapas atau kain katun.
  2. Teknologi Osmosis Balik : menggunakan prinsip kebalikan dengan prinsip osmosis.

Bidang Industri
>>Biopulping
  • Adalah teknologi ramah lingkungan yang terinspirasi dari proses pelapukan kayu dan sampah tanaman oleh mikroorganisme.
  • Contoh mikroorganisme yang digunakan : dari jenis kapang (jamur) Phlebia subserialis dan Ceriporiopsis subsvermispora.


Perilaku Hemat Energi dalam Keseharian
  1. Membudayakan penggunaan sepeda kayuh atau jalan kaki untuk kegiatan sehari-hari.
  2. Mematika kendaraan jika sedang tidak digunakan dan jangan terlalu lama menyalakan kendaraan terlalu lama ketika akan digunakan.
  3. Mematikan lampu saat tidur dan saat siang hari.
  4. Membuat jadwal mencuci dan menyetrika pakaian secara teratur.
  5. Memilih peralatan rumah tangga yang hemat energi.
  6. Menggunakan air secukupnya.


Teknologi Tidak Ramah Lingkungan
  1. Teknologi Pengolahan Minyak Bumi
  • Eksploitasi sumber minyak bumi member banyak dampak berbahaya terhadap tanah, udara, air, makhluk hidup, dan iklim.
  • Sebelum dilakukan penambangan, hutan terlebih dahulu ditebang, aliran air dikeringkan, dan beberapa aliran sungai dialihkan.
  • Produksi ini menghasilkan polusi udara yang akan menyelimuti daerah tambang dengan debu, uap, asap, dan bau. Air yang digunakan membentuk kubangan seperti danau yang berisi air limbah dan kotoran yang beracun.

  1. Teknologi Pengolahan Batu Bara
  • Batu bara merupakan bahan bakar yang paling kotor di antara bahan bakar yang lain. Bahkan sebelum dibakar, proses produksi batubara pun telah merusak tanah dan mencemari air dan udara.
  • Akibat pembakaran batu bara :
  1. Menyebabkan polusi udara
  2. Adanya emisi zat radioaktif
  3. Limbah padatnya bersifat beracun
  4. Menyebabkan gangguan pernapasan

0 Response to "Materi IPA Kelas 9 Semester 2 Kurikulum 13 Revisi 2017"